Bandung Historical Walk

Rencananya beberapa postingan terakhir dalam rangka memantapkan kembali panggilang neng geulis. Setelah sebelumnya masih jadi jeng ayu :D.

Bandung Historical Walk!! Postingan tertunda. Tapi maaf, di postingan ini neng geulis tidak akan bercerita banyak tentang sejarah Bandung, sehubungan dengan catatan yang hilang semua, hiks hiks hiks.. cuma tersisa foto-foto sedikit.

Dini, nuhun pisan. Awal September, di kala ambu (a.k.a. neng)-nya ini kangen dan schedule yang terasa kurang padat, Dini menawarkan sebuah acara. Neng geulis nunggu acara seperti ini, setelah sebelumnya pernah nonton Bandung Purba di Bandung TV dan baca di sebuah blog. Organized by bandungtrails.org, acaranya okeh untuk menginisiasi kecintaan neng terhadap Bandungnya ini.
Hari minggu tanggal 9 September 2007, kumpul di Gedung Merdeka jam 7 pagi bayar Rp.60.000,00. Dibagi beberapa kelompok. Neng tergabung dalam kelompok Preanger atau Homann ya, pokonya barengan ama Dini (FA ITB '02), Dita (FA ITB '02), ibu dokter Tita (FK UNPAD '02) dan cowonya Aji, mentornya Acit Atid (Bi ITB '04) dan Ajip Acip (FKG UNPAD '01).
Sesuai judul acaranya, kita bener-bener jalan, on foot, pake kaki, menjalani rute berikut ini:
Gedung Asia-Afrika, Titik 0 km, Hotel Preanger, Savoy Homann, Alun-alun Bandung, Makam pendiri Bandung, Mesjid Agung, Kediaman Walikota, Penjara Banceuy, Sumur Bandung, Braga Weg, makan di resto suasana belanda itu (tuh kan lupa nama, pokonya kaya none Belanda dah), terus ke arah Balai Kota, Jalan Jawa, Sumatera, Belitung, Ambon yang numplek bangunan Belanda dari mulai Sekolah SMA 3 ku, Gedung-gedung militer, taman Maluku yang terkenal itu ;)), jalan terus sampai ke Gedung Sate.. jam 13.30 sodara!!
Kalau disuruh cerita, jujur neng gak inget periodisasi, gaya bangunan dan detail sejarah lainnya. Neng juga belum sempet baca buku yang berkaitan. Tapi, percayalah walau tanpa bukti (maksa..=D). Gedung-gedung tua itu menyimpan cerita tentang diri kita -wahai orang yang mengaku dari priangan- untuk kita lestarikan dan ambil manfaat. Karena, pendiri Bandung mendirikan gedung dengan arsitektur dan tata kota demikian tentu berkaitan dengan kondisi dan letak Bandung yang dilingkung ku gunung.
Oya, neng bilang sebagai inisiasi karena neng baru dalam tahap mengenal. Percaya ga? Neng tuh sering banget lewat daerah Alun-alun dan Braga (terutama waktu kantor Ibu masih di belakang Gedung Merdeka), tapi neng baru tau ada stilasi Bandung Lautan Api bertebaran di situ.
Ngaku neng geulis dari priangan, tapi gitu aja ge ngeh.. ;))
Ini beberapa fotonya, Gedung-gedungnya mungkin gampang dikenali, tapi monumen-monumen kecilnya mungkin harus pake mikir. =D


Neng sedang berkumpul-kumpul uang untuk membeli buku untuk lebih mengenal Bandung.

Bisa nebak ga foto bangunan/monumen apa saja itu??

Akan di-update secara berkala, cerita-cerita bangunan tersebut.

Comments

Anonymous said…
ralat: guide kita namanya Atid (BI'04) n Acip(FKG'..)
trus si calon bu dokter bernama Ita dengan cowoknya yg bernama Aji..
belum tua kok udah pikun sih..:p
btw, sampe skrg aku blm ngambil foto2 yg di Atid teh..lupa terus..
hitam :: jingga said…
waduh mau jalan-jalan kok nggak ngajak2 . . . pengen banget tuh saya ikutan bandung historical walk . . . udah hampir 25 tahun tinggal di bandung kok blum pernah napak tilas . . . :D
swestika said…
@dini: huehehe.. mikirin kalian, anak2ku, jadi bingung deh..
Iya nih, postingannya kan ditunda berharap bisa dapet foto dari Aji

@aldi: makanya deket2 kita-kita dunk
Anonymous said…
hi... acip niy...
ikutan tour bandung lautan api yu...
29 maret 2008
kontak gw ke 08179210593

Popular Posts