8/14/2008 06:39:00 AM

"Bukan ayahandamu, Ndari, bukan aku. Kebebasan dari aku sudah kuberikan seluruhnya padamu. Kau harus lebih mengerti duduk perkaranya. Kalau aku sendiri yang menghendaki, aku akan bersalah."

(Rumah Kaca, Pramoedya Ananta Toer, Bab 9)

*Aku membaca ini 5 tahun lalu dan tak ingat bagian ini. Tak menyangka kalau panggilan itu dan isi buku ini berkaitan.. :p

4 Responses to "Siti Soendari"

  1. azan Says:

    so simple but really meaningful:)

  2. ud Says:

    tik... teu ngartos....

  3. dawud abd Says:

    ehhm... ehhmm... maaf pura2 serak.. :-)

  4. aha Says:

    swit..swit...he2

Post a Comment