Taken from Batman Begins*
-To conquer fear, you must become fear... you must bask in the fear of other men... and men fear most what they cannot see- Henri Ducard
*
X: Baru nonton Bu? Kemane aje? Sekarang orang pada ngomongin Dark Night
Y: Gpp deh, biar lambat asal selamat :D
Jika orang Hindu percaya Trimurti yang terdiri dari Dewa Brahma sebagai Dewa Pencipta, Dewa Wisnu yang memelihara dan Dewa Shiwa sebagai pelebur. Mungkin, ada tiga Dewa seperti itu karena tugas masing-masing memang berat dan sifat yang berbeda.
Proses hidup juga memerlukan tiga tahap umum yang sama. Penciptaan produk, program atau sebuah benda dimulai dengan proses perumusan ide hingga pengemukaan wacana. Begitu pula proses pemusnahan juga gak mudah. Contohnya, berat sekali memutuskan sebuah hubungan jangka panjang karena merasa sudah terbiasa atau karena sudah menjadi bagian sehari-hari.
Tapi menurut saya, proses memeliharalah yang memerlukan energi yang multiple karena terjadi terus menerus kalau ingin sukses. Memelihara dari mulai kecil hingga besar dan terus besar. Tidak mudah untuk konsisten.
Saat inilah, integritas diri diuji. Saya berusaha keras untuk konsisten untuk memelihara kegiatan dan relasi baru. Dan semua itu gak dijalani sendiri. Banyak orang yang saling bergantungan. Saya bergantung pada mereka. Dan merekapun (mungkin) bergantung pada saya.
Mari bersama-sama memelihara dan membangun yang kita mulai :).
Sudah kadung memulai impian baik, jangan kita sendiri yang memusnahkan.
Posted In
me n life
|
1 comment(s)
|
edit
Terpacu ribut-ribut di milis.
Warga Sulit Peroleh Minyak Tanah
Okeh, anggap semua sudah beralih ke gas. Kemudian, tahu-tahu harga gas elpiji naik.
Harga Elpiji Naik Hari Ini!
Semua digiring ke satu ketergantungan terhadap gas, mungkin nanti hanya bisa mengurut dada kalau harga gas terus melonjak. Setelah itu, mendengar ini pula.
Shell Ingin Jualan Elpiji 12 Kg
Walaupun geuleuh ngomongin politik, saking kompleksnya. Sekompleks ngomongin penggunaan antibiotik di masyarakat.. Tapi, lagi belajar lagi arti kapitalisme, liberalisme, feodalisme........
Btw, ada gak siy kompor yang memanfaatkan sinar matahari sebagai energinya? Mau dunk, siap-siap kalau gas ngilang juga.
Posted In
misuh-misuh
|
1 comment(s)
|
edit
Melesak
Sesak
Berebut tempat
Menyikut
Ribut
Hampir saja remuk
ilham-Mu semoga menyelusup dalam pikiran dan kalbuku
Posted In
puisi
|
2
comment(s)
|
edit
Berusaha untuk : Stop comparing with Fardes 2002 atau Fardes 2004!!
Sebenarnya, obat yang diberikan hanya untuk mengatasi gejala yang timbul. Untuk mengobati secara tuntas dan memperbaiki taraf hidup pasien, edukasi berkelanjutanlah yang penting. Tapi, aku tak tahu apakah petugas kesehatan di sana cukup untuk menjangkau seluruh warga. Hanya ada satu mantri di sana.
Misal ya, untuk penyakit pegal-pegal yang diistilahkan orang awam sebagai rematik, kemungkinan besar adalah osteoarthritis. Osteoarthritis sendiri tidak ada obat yang bisa menyembuhkannya karena itu penyakit degeneratif. Pengobatan biasanya untuk menghilangkan sakit akibat dari inflamasi di sendi menggunakan analgesik topikal hingga AINS (antiinflamasi non steroidal). Sejauh ini, untuk memperbaiki sendi yang telah aus, ada suplemen glukosamin dan chondroitin yang diminum setiap hari selama 3 tahun. Oleh karena itu, dibutuhkan edukasi pasien, bagaimana sikap tubuh yang baik hingga pencegahan penyakit tukak lambung akibat penggunaan obat AINS.
*Tribute to Ipin yang kecapean setelah fardes trus mendapat musibah (11/08/08). Semoga postingan ini "sedikit" menghiburmu karena harus diam di rumah selama 12 minggu setelah kecelakaan motor itu. Fotomu gak ada di postingan ini. Ntar kita share foto via Ym atau email aja ya..
Posted In
apoteker
|
3
comment(s)
|
edit
"Bukan ayahandamu, Ndari, bukan aku. Kebebasan dari aku sudah kuberikan seluruhnya padamu. Kau harus lebih mengerti duduk perkaranya. Kalau aku sendiri yang menghendaki, aku akan bersalah."
(Rumah Kaca, Pramoedya Ananta Toer, Bab 9)
*Aku membaca ini 5 tahun lalu dan tak ingat bagian ini. Tak menyangka kalau panggilan itu dan isi buku ini berkaitan.. :p
Posted In
iseng
|
4
comment(s)
|
edit
Mengutip dari http://id.wikipedia.org/wiki/Benang_gelasan
Benang gelasan adalah benang yang digunakan untuk adu layangan, dibuat dari benang biasa yang diberi lem dan gelas bubuk. Dalam adu layangan, benang gelasan ini dapat memotong benang lain, dan pemilik layangan yang memotong benang layangan lain dianggap sebagai pemenang. Benang gelasan bila disentuh langsung dapat mengakibatkan luka, dan karena itu bagian bawahnya biasanya tidak diberi gelas agar dapat dipegang oleh tangan. Selain itu bahaya lainnya adalah bila benang gelasan tersangkut pada kabel listrik. Hal ini dapat mengakibatkan putusnya kabel listrik dan pemegangnya terkena sengatan listrik.
Aku kira gak terjadi apa-apa. Tapi, tangan Rama berdarah dan lehernya memerah, keluar sedikit darah. Rama, aku dan seorang kenalan yg sengaja berhenti melihat kejadian itu kemudian mendatangi anak-anak yang bermain layangan di sekitar situ. Seorang anak kemudian ditunjuk teman-temannya sebagai pemilik benang gelasan yang melintas di lapangan.
Aku dan Rama sendiri tidak bermaksud untuk marah-marah, kami cuma mau memperingatkan anak itu dan teman-temannya. Jika main layangan, bagusnya di lapangan, jangan di jalan. Anak-anak yang bermain layangan kemudian bubar. Melihat luka Rama, akhirnya kami berempat -bersama si anak- ke klinik. Luka Rama dibersihkan dan diobati. Bapak kemudian datang menyusul kami. Aku juga sempet ngobrol dengan si anak yang katanya kelas 4 SD.
Rama sempet diberi resep antibiotik, antiradang, dan analgesik. Aku geleng-geleng kepala aja, tapi obat aku beli juga (belum berani nolak). Kalau Rama malam harinya panas, mungkin obat-obat itu harus diminum. Kalau gak ada gejala infeksi, obat itu gak akan aku kasih.
Akhirnya, kami mendatangi rumah si anak. Dan, terjadilah yang aku khawatirkan. Ada si ibu yang di rumah. Dan di depan kami, dia bentak-bentak si anak. Walah, kami datang gak minta ganti rugi pengobatan kok. Cuma mau si anak dinasehati agar tidak main layangan di sembarang tempat. Tapi kok malah pake kekerasan begitu. Terpikir, pantes aja anaknya nakal, wong ibunya sangar begitu.
Jadi inget puisi yang penggalannya seperti ini:
Jika anak dibesarkan dengan celaan, ia belajar memaki
Jika anak dibesarkan dengan permusuhan, ia belajar berkelahi
Jika anak dibesarkan dengan ketakutan, ia belajar gelisah
Jika anak dibesarkan dengan rasa iba, ia belajar menyesali diri
Jika anak dibesarkan dengan olok-olok, ia belajar rendah diri
Jika anak dibesarkan dengan iri hati, ia belajar kedengkian
Jika anak dibesarkan dengan dipermalukan, ia belajar merasa bersalah
Jika anak dibesarkan dengan dorongan, ia belajar percaya diri
Jika anak dibesarkan dengan toleransi, ia belajar menahan diri
Jika anak dibesarkan dengan pujian, ia belajar menghargai
Jika anak dibesarkan dengan penerimaan, ia belajar mencintai
Jika anak dibesarkan dengan dukungan, ia belajar menyenangi diri
Jika anak dibesarkan dengan pengakuan, ia belajar mengenali tujuan
Jika anak dibesarkan dengan rasa berbagi, ia belajar kedermawanan
Jika anak dibesarkan dengan kejujuran dan keterbukaan, ia belajar kebenaran dan keadilan
Jika anak dibesarkan dengan rasa aman, ia belajar menaruh kepercayaan
Jika anak dibesarkan dengan persahabatan, ia belajar menemukan cinta dalam kehidupan
Jika anak dibesarkan dengan ketentraman, ia belajar berdamai dengan pikiran
Alhamdulillah, Rama baik-baik aja. Dia cuma minum analgesik sekali, karena katanya lukanya kerasa panas dan gatal.
Posted In
me n life
|
2
comment(s)
|
edit
Cinta
Sejatinya hadir karena Dia
Jadi, kumohon
cintai aku
dengan dasar cinta-Nya
Ketenangan
Sejatinya datang dari Dia
Jadi, kumohon
tenangkan aku,
dengan ayat-ayat Nya
Cintai aku dengan ayat-ayat Nya
karena,
Aku ingin cinta yang menenangkan
Posted In
cinta,
puisi
|
4
comment(s)
|
edit
Pernah bertemu garis hidup denganmu
Aku belajar, taqdir hidup tak mudah ditebak
Dan tawakal adalah modal utama untuk bisa melewatinya dengan indah
Kali ini,
Cukuplah dahulu lembar babak puitis tentangmu.
*Jazakallahu khairaa..
Kita masing-masing masih berjuang untuk mencapai ridha-Nya, semoga hikmah ilmu-Nya selalu kau bagi padaku...
Taman Cikapayang;040808/20:10
Posted In
cinta,
puisi
|
2
comment(s)
|
edit




